Monitoring System
Instalasi Wireless Tiltmeter untuk SHMS Tol Kataraja–Sedyatmo
Wireless Tiltmeter memberi tim pengelola data perubahan kemiringan yang dapat ditinjau sebagai tren dan digunakan untuk memprioritaskan pemeriksaan struktur.
Kebutuhan Proyek
Kebutuhan yang perlu dijawab
Pada pekerjaan jalan tol, perubahan sudut yang kecil pada elemen terpilih sulit dinilai secara konsisten hanya melalui inspeksi visual. Tim proyek memerlukan titik referensi dan rekaman pengukuran yang dapat dibandingkan dari waktu ke waktu untuk mengenali perubahan, menilai urgensi pemeriksaan, dan menjaga keputusan tetap berbasis data.
Pendekatan Testindo
Pendekatan yang dilaksanakan
Testindo memasang Wireless Tiltmeter pada elemen beton yang ditetapkan dalam monitoring plan serta menyiapkan keterhubungannya dengan perangkat sistem SHMS. Posisi sensor, orientasi sumbu, kondisi mounting, identitas titik, jalur komunikasi, dan pembacaan awal perlu diverifikasi agar data berikutnya dapat ditelusuri terhadap baseline yang sama.
Nilai bagi Proyek
Data yang mendukung keputusan berikutnya
Rekaman kemiringan membantu tim engineering melihat arah dan besarnya perubahan pada titik yang dipantau, membandingkan tren terhadap baseline dan trigger yang disepakati, lalu menentukan kebutuhan inspeksi atau evaluasi lanjutan. Data tiltmeter tidak berdiri sendiri sebagai penetapan keamanan struktur; interpretasi tetap membutuhkan konteks desain, kondisi lapangan, sensor lain, dan review engineer.
Dokumentasi Lapangan
Rangkaian pekerjaan pada area project
Dokumentasi berikut memperlihatkan metode, instrumentasi, atau tahapan lapangan yang dapat dipublikasikan untuk project ini.


