Solusi Cuaca & Hidrologi

Instalasi Weather Station & Monitoring Hidrologi

Testindo membantu menyusun dan memasang sistem pemantauan cuaca serta hidrologi, dari pemilihan titik dan sensor hingga pencatatan data, telemetri, dan commissioning sesuai kebutuhan operasi.

Tujuan monitoring

Data lapangan yang mewakili kondisi lokasi

Weather station perlu ditempatkan pada titik yang mewakili area pengamatan. Sensor angin dekat penghalang, sensor radiasi yang terbayangi, atau pencatatan hujan pada posisi yang kurang sesuai dapat mengurangi kegunaan data bagi tim operasi. Untuk pemantauan muka air, referensi elevasi dan kondisi mounting juga perlu didokumentasikan sejak pemasangan.

Testindo membantu menyusun kebutuhan tersebut menjadi konfigurasi sensor, data logger, daya, dan komunikasi. Lingkup instalasi serta commissioning ditetapkan dalam proposal, termasuk data yang harus tersedia, sistem penerima data, dan pemeriksaan rutin setelah serah terima.

Aplikasi

Sesuaikan sistem dengan kebutuhan operasi

1

Bendungan, sungai, dan daerah aliran sungai

Pantau hujan dan perubahan muka air untuk mendukung peninjauan kondisi daerah tangkapan serta operasi sumber daya air. Kebutuhan debit ditinjau bersama metode pengukurannya.

2

Perkebunan, tambang, dan konstruksi

Catat kondisi cuaca di area kerja untuk meninjau jadwal kegiatan, kondisi lapangan, dan kebutuhan pemeriksaan setelah hujan atau perubahan angin.

3

PLTS dan fasilitas industri

Hubungkan data cuaca dengan kebutuhan operasi fasilitas. Pada PLTS, pilihan sensor irradiance dan temperatur modul membantu meninjau kondisi saat output pembangkit berubah.

Parameter dan perangkat

Pilih AWS, AWLR, dan metode debit sesuai tujuan data

Parameter dipilih per lokasi. Kebutuhan cuaca, muka air, dan debit menentukan sensor serta metode yang perlu disiapkan.

Automatic Weather Station (AWS)

Curah hujan, suhu, kelembapan, angin, tekanan udara, dan radiasi matahari

Kombinasi sensor mengikuti tujuan pengamatan. Posisi sensor, gangguan lingkungan, rentang ukur, dan interval pencatatan ditinjau agar data mewakili titik yang dipantau.

Automatic Water Level Recorder (AWLR)

Muka air terhadap referensi elevasi yang ditetapkan

Pilih sensor dan mounting sesuai kondisi sungai, saluran, atau waduk. Dokumentasikan referensi elevasi dan lakukan pemeriksaan pembacaan agar tren muka air dapat dibandingkan dari waktu ke waktu.

Pengukuran debit

Volume aliran per satuan waktu sesuai metode pengukuran

Metode mengikuti penampang dan kondisi aliran. Estimasi debit dari muka air memerlukan rating curve lokasi yang dibangun dari pengukuran debit dan diperiksa kembali saat kondisi penampang berubah.

Tahapan pekerjaan

Dari kajian lokasi hingga commissioning dan serah terima

Sensor, pemasangan, pencatatan, dan telemetri disusun sebagai satu sistem. Lingkup setiap tahap ditetapkan sesuai kebutuhan proyek.

  1. 1

    Kajian kebutuhan dan lokasi

    Tetapkan keputusan yang akan didukung data, parameter, jumlah titik, kondisi pemasangan, akses, daya, dan jaringan.

  2. 2

    Pemilihan perangkat

    Susun sensor, rentang ukur, data logger, interval, mounting, panel, komunikasi, dan sumber daya sesuai lokasi.

  3. 3

    Instalasi lapangan

    Pasang tiang atau dudukan, sensor, panel, kabel, serta perlindungan sesuai rancangan dan kondisi lapangan.

  4. 4

    Konfigurasi data dan telemetri

    Atur identitas channel, satuan, waktu, interval pencatatan dan pengiriman, serta integrasi ke sistem penerima data.

  5. 5

    Commissioning

    Periksa pembacaan, referensi muka air bila digunakan, pencatatan, daya, dan komunikasi. Catat hasil pemeriksaan serta konfigurasi akhir.

  6. 6

    Serah terima dan pemeriksaan rutin

    Serahkan dokumentasi dan akses sesuai proposal. Sepakati jadwal pemeriksaan sensor, daya, komunikasi, serta penanganan gangguan data.

Pencatatan dan telemetri

Tetapkan data yang diterima dan cara tim meninjaunya

Alur data menghubungkan sensor, data logger, komunikasi, dan sistem penerima. Tampilan, ekspor, serta alert mengikuti kemampuan perangkat dan integrasi yang dipilih.

Pembacaan, tren, dan ekspor

Tentukan parameter yang ditampilkan, satuan, zona waktu, periode grafik, format ekspor, serta akses pengguna sesuai sistem yang dipilih.

Interval dan ketersediaan data

Interval pencatatan mengatur data yang direkam logger; interval pengiriman mengatur transfer ke sistem penerima. Ketersediaan data mengikuti kondisi sensor, daya, jaringan, dan pemeliharaan.

Alert dan tindak lanjut

Batas peringatan, penerima, dan cara notifikasi dikonfigurasi sesuai kebutuhan. Pengelola menetapkan tindakan setelah alert diterima dan penanggung jawab pemeriksaan lapangan.

Ruang lingkup

Pekerjaan yang dapat disusun dalam proposal

  • Kajian tujuan monitoring, parameter, titik, serta kebutuhan integrasi.
  • Pemilihan dan supply sensor, data logger, komunikasi, dan sumber daya sesuai konfigurasi.
  • Instalasi sensor, mounting, panel, kabel, dan perlindungan sesuai rancangan.
  • Konfigurasi pencatatan, telemetri, tampilan data, dan alert yang disepakati.
  • Commissioning, serah terima, serta dukungan pemeriksaan rutin sesuai proposal.

Deliverables

Keluaran sesuai lingkup pekerjaan

  • Daftar perangkat, identitas channel, satuan, dan konfigurasi akhir.
  • Catatan posisi serta pemasangan sensor, termasuk referensi elevasi AWLR bila digunakan.
  • Hasil pemeriksaan pembacaan, pencatatan, daya, dan komunikasi saat commissioning.
  • Akses data, tampilan, serta format ekspor sesuai konfigurasi sistem.
  • Dokumentasi serah terima dan panduan pemeriksaan rutin sesuai lingkup pekerjaan.

Pengalaman instalasi

AWS dan pemantauan muka air di Bendungan Sidan

Testindo melaksanakan instalasi sistem monitoring dan telemetri Bendungan Sidan, Bali, untuk PT Brantas Abipraya. Lingkup yang terdokumentasi mencakup Automatic Weather Station dan Automatic Rain Gauge bersama instrumen monitoring bendungan lainnya.

Automatic Weather Station dan stasiun hujan dengan panel tenaga surya pada proyek Bendungan Sidan
Perangkat AWS dan stasiun hujan pada proyek monitoring Bendungan Sidan, Bali.
Teknisi di depan panel AWLR pada proyek Bendungan Sidan
Panel AWLR sebagai bagian dari pemantauan muka air di Bendungan Sidan.
Lihat detail Sistem Monitoring dan Telemetri Bendungan Sidan, Bali

Pilihan untuk PLTS

Weather station untuk cuaca, irradiance, dan temperatur modul

RIKA Sensor RK900-01 PV Automatic Weather Station merupakan pilihan untuk monitoring PLTS. Sensor, logger atau gateway, komunikasi, serta daya dipilih berdasarkan konfigurasi yang diperlukan. Lihat halaman produk untuk parameter dan opsi perangkatnya.

RIKA SensorEnvironmental Instrument

RIKA Sensor RK900-01 PV Automatic Weather Station

Weather station untuk PLTS yang menggabungkan pengukuran irradiance, kondisi cuaca, dan temperatur modul. Pilih sensor, interval data, logger atau gateway, serta daya dan komunikasi berdasarkan kebutuhan operasi.

Persiapan lokasi

Periksa titik, konfigurasi, dan dukungan operasi

1

Pilih titik yang mewakili area pengamatan. Bangunan, pohon, bayangan, dan sumber panas dapat memengaruhi pembacaan sensor cuaca.

2

Tetapkan parameter, rentang, referensi muka air, dan interval data sebelum memilih sensor serta data logger.

3

Periksa daya, jaringan, mounting, grounding, perlindungan petir, dan akses teknisi sesuai kondisi lokasi.

4

Tetapkan jadwal pemeriksaan, penanggung jawab data, serta penerima dan tindak lanjut alert.

Informasi untuk penawaran

Siapkan kebutuhan instalasi dan integrasi

  • Lokasi, foto atau layout area, kondisi pemasangan, dan akses lapangan.
  • Tujuan penggunaan data, parameter, rentang ukur, dan jumlah titik.
  • Kondisi sungai atau saluran, referensi elevasi, serta kebutuhan muka air atau debit bila relevan.
  • Interval pencatatan dan pengiriman, format data, serta sistem yang akan menerima data.
  • Sumber daya, jaringan komunikasi, kebutuhan tiang, mounting, panel, dan perlindungan.
  • Pengguna data, penerima alert, penanggung jawab pemeriksaan, dan target pelaksanaan.

Diskusikan kebutuhan Anda

Diskusikan instalasi weather station dan monitoring hidrologi

Kirim lokasi, parameter, jumlah titik, interval data, daya dan jaringan, kebutuhan integrasi, serta target pelaksanaan agar tim Testindo dapat meninjau konfigurasi dan lingkup pekerjaan.