MALÅ Easy Locator Core Utility Locating GPR
MALÅ Easy Locator Core menghubungkan akuisisi GPR 450 MHz, bantuan interpretasi real-time MALÅ AI, positioning, dan pemrosesan MALÅ Vision untuk utility locating dari mark-out sampai pemetaan 3D.
- Utility avoidance untuk membantu memeriksa lintasan sebelum pekerjaan galian, pengeboran, atau pemotongan permukaan dimulai.
- Mark-out indikasi pipa dan kabel oleh locator, surveyor, atau engineer sebelum pekerjaan yang berinteraksi dengan bawah permukaan.
- Pemetaan 3D utilitas dengan Dynamic Grid, RTK GNSS opsional, atau dukungan total station untuk dokumentasi lokasi aset.
Easy Locator Core menghubungkan utility locating dari lintasan ke peta
MALÅ Easy Locator Core adalah sistem Ground Penetrating Radar (GPR) 450 MHz yang dirancang untuk utility locating. Cart merekam data melalui wheel encoder, time mode, atau manual mode; MALÅ Controller App menampilkan radargram selama lintasan; dan MALÅ Vision melanjutkan data ke pemrosesan, dokumentasi, serta keluaran peta. Alur ini melayani tiga kebutuhan yang berbeda: avoidance, mark-out, dan pemetaan 3D.
Bedakan avoidance, mark-out, dan pemetaan sebelum memilih aksesori
Untuk avoidance, tim memerlukan setup cepat dan pembacaan langsung sebelum aktivitas yang dapat berinteraksi dengan bawah permukaan. Pada mark-out, locator atau surveyor menelusuri indikasi, menempatkan marker, lalu memindahkan posisi kandidat utilitas ke permukaan. Pemetaan 3D menambah tuntutan pada pola lintasan, positioning, konsistensi marker, post-processing, dan format data karena hasilnya akan disimpan sebagai rekaman area.
Easy Locator Core mendukung Dynamic Grid untuk pemetaan terstruktur serta lintasan dengan RTK GNSS opsional atau total station. Tentukan workflow ini dalam RFQ. Sistem yang hanya dipakai untuk screening cepat mempunyai kebutuhan positioning dan deliverable berbeda dari pekerjaan yang harus memasukkan jalur utilitas ke CAD atau GIS.
Gunakan MALÅ AI sebagai bantuan interpretasi real-time
MALÅ AI menganalisis data selama akuisisi dan menempatkan marker pada respons yang berpotensi berkaitan dengan pipa atau kabel. Marker AI dapat dikonversi menjadi object marker dengan kode warna utilitas, lalu dibawa ke MALÅ Vision untuk ditelaah lebih lanjut. Fitur ini membantu operator menjaga perhatian pada indikasi yang perlu diperiksa dan mempercepat proses penandaan pada lintasan yang panjang.
Marker tetap perlu ditinjau terhadap bentuk radargram, lintasan silang, drawing, kondisi lokasi, serta metode verifikasi yang sesuai. Respons GPR dipengaruhi konduktivitas dan kadar air tanah, material, ukuran, orientasi serta kedalaman target, surface coupling, clutter, dan kerapatan lintasan. Estimasi kedalaman juga bergantung pada kecepatan rambat atau nilai dielektrik yang digunakan. Untuk titik kritis sebelum penggalian, susun prosedur yang dapat mencakup locator elektromagnetik, lintasan konfirmasi, drawing, potholing, atau test pit sesuai risiko pekerjaan.
Hubungkan akuisisi lapangan dengan MALÅ Vision
MALÅ Controller App menyediakan antarmuka sentuh untuk mengatur gain dan contrast, mengurangi background noise, serta menambahkan object marker dan surface marker ketika data direkam. Tablet yang direkomendasikan adalah Samsung Galaxy Tab Active Pro atau Getac ZX-10. Konfirmasikan model tablet, versi Android, dudukan, kondisi kerja, dan kompatibilitas software pada saat penawaran.
Data dapat dipindahkan ke MALÅ Vision untuk post-processing dan dokumentasi. Platform ini mendukung peninjauan hasil pada Google Maps atau OpenLayers, penggunaan satellite image atau Street View, serta keluaran printed map, DXF, dan KMZ. Kebutuhan cloud, koneksi internet, akun, hak akses, data storage, dan format ekspor perlu ditetapkan sebelum survei agar workflow kantor dan lapangan menggunakan struktur proyek yang sama.
Sesuaikan cart, positioning, dan daya dengan lokasi
Unit beroperasi pada ukuran 102 × 49 × 79 cm dan dapat dilipat menjadi 29 × 49 × 49 cm. Berat sistem standar adalah 15 kg tanpa tablet. MALÅ RTC Mini merupakan opsi untuk medan lebih kasar dan menaikkan berat konfigurasi menjadi 25,8 kg tanpa tablet. Periksa lebar jalur, kerb, tangga, kemiringan, permukaan lepas, titik angkat, kendaraan angkut, dan kebutuhan perlindungan unit sebelum memilih cart.
Positioning dapat memakai encoder, posisi perangkat seluler, DGNSS, RTK GNSS opsional, atau dukungan total station. Pilih berdasarkan keputusan yang akan diambil dari data. Mark-out lokal dapat berfokus pada penandaan di permukaan, sedangkan pemetaan aset memerlukan sistem koordinat, kontrol posisi, dan format keluaran yang disepakati. Proteksi IP65 mendukung penggunaan lapangan dengan prosedur perawatan yang sesuai. Dua baterai Li-Ion 12 V dapat dipertukarkan, sumber eksternal 12 V DC didukung, dan technical specification mencantumkan waktu operasi lebih dari delapan jam.
Susun RFQ dari target dan deliverable
Cantumkan jenis utilitas, material dan diameter perkiraan, rentang kedalaman, kondisi tanah, kadar air, jenis permukaan, luas area, akses, drawing, serta hambatan lintasan. Tambahkan workflow avoidance, mark-out, atau 3D mapping; pola dan jarak lintasan; kebutuhan RTK GNSS atau total station; RTC Mini; tablet; baterai; MALÅ Vision; format DXF, KMZ, atau peta cetak; training; jumlah unit; lokasi penggunaan; dan target jadwal.
Tinjau technical specification MALÅ Easy Locator Core (PDF) untuk konfigurasi utama dan user guide MALÅ Easy Locator Core (PDF) untuk assembly, koneksi wireless, power, handle, positioning, serta maintenance sebelum menetapkan paket pengadaan.
Kapan produk ini dipertimbangkan?
- Utility avoidance untuk membantu memeriksa lintasan sebelum pekerjaan galian, pengeboran, atau pemotongan permukaan dimulai.
- Mark-out indikasi pipa dan kabel oleh locator, surveyor, atau engineer sebelum pekerjaan yang berinteraksi dengan bawah permukaan.
- Pemetaan 3D utilitas dengan Dynamic Grid, RTK GNSS opsional, atau dukungan total station untuk dokumentasi lokasi aset.
- Akuisisi GPR pada jalan, area perkotaan, fasilitas industri, dan lokasi konstruksi sesuai kondisi tanah serta akses lintasan.
Sistem kerja MALÅ Easy Locator Core
Data lokasi yang menentukan konfigurasi Easy Locator Core
- 1
Kirim target berupa pipa, kabel, void, atau objek lain; material dan diameter perkiraan; kedalaman; drawing utilitas; kondisi tanah; kadar air; jenis permukaan; luas area; serta hambatan lintasan.
- 2
Tetapkan workflow utama berupa avoidance, mark-out, atau pemetaan 3D karena pilihan pola lintasan, kerapatan data, penandaan, positioning, dan deliverable akan berbeda.
- 3
Konfirmasikan positioning yang diperlukan. Encoder dan posisi perangkat seluler dapat mendukung pekerjaan dasar, sedangkan koordinat survei dapat memerlukan DGNSS, RTK GNSS opsional, atau dukungan total station.
- 4
Tentukan tablet yang digunakan, versi MALÅ Controller App, akses MALÅ Vision, konektivitas lapangan, metode sinkronisasi, format ekspor, dan kebijakan data storage proyek.
- 5
Pilih cart standar untuk permukaan yang sesuai atau MALÅ RTC Mini opsional untuk medan lebih kasar; periksa lebar akses, tangga, kerb, kemiringan, transportasi, serta berat sistem saat bermobilisasi.
- 6
Hitung kebutuhan baterai dari durasi kerja. Sistem memakai dua baterai Li-Ion 12 V yang dapat dipertukarkan dan mendukung sumber 12 V DC eksternal, dengan waktu operasi tercantum lebih dari delapan jam.
- 7
Cantumkan kebutuhan training, prosedur verifikasi, persyaratan penggunaan GPR setempat, format laporan, lokasi penggunaan, jumlah unit, serta target jadwal dalam RFQ.
Spesifikasi utama
- Metode
- Ground Penetrating Radar (GPR)
- Fokus aplikasi
- Utility locating, utility avoidance, mark-out, dan pemetaan 3D
- Center frequency antena
- 450 MHz
- Core technology
- MALÅ HDR real-time sampling
- Bantuan interpretasi
- MALÅ AI real-time
- Data output
- 32 bit
- SNR
- >102 dB
- Bandwidth
- >121% fractional pada −10 dB
- Acquisition platform
- MALÅ Controller App
- Processing platform
- MALÅ Vision
- Acquisition mode
- Encoder wheel, time, atau manual
- Positioning
- RTK GNSS opsional, DGNSS, posisi perangkat seluler, encoder, dan dukungan total station
- Tablet yang direkomendasikan
- Samsung Galaxy Tab Active Pro atau Getac ZX-10
- Waktu operasi
- >8 jam
- Power supply
- Dua baterai Li-Ion 12 V yang dapat dipertukarkan atau sumber eksternal 12 V DC
- Dimensi saat digunakan
- 102 × 49 × 79 cm
- Dimensi terlipat
- 29 × 49 × 49 cm
- Berat
- 15 kg tanpa tablet
- Berat dengan RTC Mini
- 25,8 kg tanpa tablet
- Proteksi lingkungan
- IP65
- Opsi medan kasar
- MALÅ Rough Terrain Cart Mini (RTC Mini)
Butuh bantuan?
Siapkan target utilitas, positioning, dan deliverable
- Target objek, material, diameter dan kedalaman perkiraan, kondisi tanah, jenis permukaan, luas area, akses, serta drawing utilitas
- Workflow avoidance, mark-out, atau pemetaan 3D; pola lintasan; kerapatan data; marker; dan prosedur verifikasi
- Kebutuhan encoder, DGNSS, RTK GNSS, total station, RTC Mini, tablet, baterai, dan konektivitas lapangan
- MALÅ Controller App, MALÅ Vision, format ekspor, laporan, training, lokasi penggunaan, jumlah unit, dan target jadwal