FPI EXPEC 1810 Thermographic Camera
Thermographic camera untuk screening temperatur banyak target atau pemeriksaan pola panas aset: tentukan jarak, ukuran target, lingkungan, threshold, mounting, dan workflow verifikasi sebelum memilih konfigurasi.
- Melakukan non-contact temperature screening pada beberapa orang dalam satu area dari jarak kerja tertera 3–15 m, dengan threshold dan pemeriksaan lanjutan yang ditetapkan pengguna.
- Menyaring pola temperatur abnormal pada transformer, circuit breaker, isolating switch, wire joint, capacitor bank, switchgear, GIS equipment, dan panel distribusi sebelum pemeriksaan terarah.
- Meninjau thermal fault pada electrical supply serta plant equipment di fasilitas petrochemical tanpa menyentuh permukaan yang panas atau sulit diakses.
Pilih EXPEC 1810 dari target dan keputusan setelah alarm
FPI EXPEC 1810 menggunakan far-infrared absorption untuk membentuk thermal image dan mengukur temperatur pada beberapa titik dalam satu area. Jarak kerja yang dicantumkan pabrikan adalah 3–15 m. Konfigurasi ini relevan ketika operator perlu menjaga jarak dari target, melihat distribusi panas, atau menyaring beberapa target lebih cepat daripada contact measurement satu per satu.
Tentukan screening manusia atau inspeksi equipment sejak awal
Untuk temperature screening manusia, EXPEC 1810 memadukan face recognition, AI compensation, multi-target detection, dan automatic alarm. Sebelum unit dipilih, tentukan jumlah orang yang melintas, arah dan kecepatan pergerakan, jarak kamera, area wajah yang terlihat, threshold, kondisi indoor atau outdoor, serta tindakan setelah alarm. Thermal screening berfungsi sebagai tahap penyaringan; keputusan kesehatan memerlukan pemeriksaan lanjutan dan protocol yang ditetapkan pengguna.
Untuk equipment thermography, camera digunakan untuk membandingkan pola temperatur pada komponen yang terlihat. Target dapat berupa transformer, switchgear, electrical joint, traction motor, process equipment, ladle, furnace, atau rotary kiln. Operator perlu mencatat operating load, emissivity, reflected temperature, focus, angle, distance, ambient condition, dan reference area agar thermal anomaly tidak dibaca terpisah dari kondisi operasi.
Hubungkan 100K piksel dengan ukuran target di lapangan
Resolusi infrared tertera 100K piksel. Angka ini perlu diterjemahkan menjadi jumlah piksel yang benar-benar menutupi target pada jarak pemasangan. Target kecil pada jarak jauh dapat menempati terlalu sedikit piksel meskipun camera masih menampilkan scene secara keseluruhan. Karena itu, sertakan lebar area, ukuran target terkecil, jarak minimum dan maksimum, posisi mounting, serta kemungkinan penghalang saat meminta penawaran atau demo.
Pabrikan menyatakan temperature error kurang dari 0,3 °C. Nilai tersebut perlu dikonfirmasi bersama temperature range, kondisi pengujian, reference setup, focus, warm-up, calibration status, dan measurement protocol yang berlaku untuk aplikasi. Untuk asset inspection, kemampuan menemukan perbedaan pola panas juga dipengaruhi emissivity permukaan, pantulan, beban equipment, kondisi cuaca, dan waktu pengambilan data.
Bedakan response time dari ketelitian pengukuran
Multi-target detection response 0,001 detik mendukung pemrosesan target yang bergerak atau beberapa target dalam satu scene. Response yang cepat tidak otomatis menetapkan measurement accuracy, stabilitas tracking, kapasitas rekaman, atau waktu operator merespons alarm. Rancangan sistem perlu menyebut jumlah target simultan, alarm logic, logging interval, data retention, user access, dan escalation procedure.
AI compensation yang dicantumkan FPI digunakan bersama face recognition untuk temperature screening. Pada inspeksi equipment, interpretasi tetap dilakukan dari thermal pattern, kondisi operasi, dan pemeriksaan lapangan. Hot spot menunjukkan area yang perlu ditelaah; penyebab, tingkat kerusakan, dan kelayakan operasi ditentukan melalui diagnostic workflow yang sesuai.
Sesuaikan mounting dengan pola penggunaan
EXPEC 1810 dapat digunakan secara handheld, ditempatkan pada stand, atau dipasang pada kendaraan. Handheld sesuai untuk survey berpindah ketika operator perlu mengubah sudut dan jarak. Stand membantu mempertahankan field of view pada checkpoint atau area monitoring tetap. Vehicle mounting memerlukan review terhadap vibration, power, cable routing, stabilitas image, kecepatan pergerakan, dan akses operator.
Untuk continuous unattended operation, RFQ perlu menjelaskan power supply, mounting hardware, enclosure, konektivitas, alarm output, monitoring station, storage, software, export format, account ownership, retention period, serta recovery setelah gangguan daya atau jaringan. Halaman sumber tidak mencantumkan detail interface, environmental rating, memory, atau package standard; konfirmasikan seluruhnya pada konfigurasi yang ditawarkan.
Jangan gunakan EXPEC 1810 sebagai pengganti gas detector
Thermal anomaly pada process equipment dapat membantu menentukan lokasi yang perlu diperiksa, tetapi EXPEC 1810 tidak boleh diasumsikan mengidentifikasi compound atau mengukur konsentrasi gas. Untuk visualisasi plume VOC, gunakan kelas optical gas imaging seperti FPI EXPEC-1880. Untuk remote methane screening dengan output ppm·m, gunakan FPI RLGD-100. Target, prinsip pengukuran, output, dan verification method ketiga alat tersebut berbeda.
Lengkapi RFQ dengan target manusia atau equipment, ukuran area dan target terkecil, jarak 3–15 m, field of view, posisi mounting, temperature range, operating condition, emissivity atau reference setup, threshold, alarm workflow, jam operasi, kebutuhan data dan integrasi, training, calibration support, jumlah unit, lokasi, serta jadwal. Data ini menjadi dasar untuk meninjau kecocokan EXPEC 1810 dan menyusun demo yang mewakili kondisi penggunaan.
Kapan produk ini dipertimbangkan?
- Melakukan non-contact temperature screening pada beberapa orang dalam satu area dari jarak kerja tertera 3–15 m, dengan threshold dan pemeriksaan lanjutan yang ditetapkan pengguna.
- Menyaring pola temperatur abnormal pada transformer, circuit breaker, isolating switch, wire joint, capacitor bank, switchgear, GIS equipment, dan panel distribusi sebelum pemeriksaan terarah.
- Meninjau thermal fault pada electrical supply serta plant equipment di fasilitas petrochemical tanpa menyentuh permukaan yang panas atau sulit diakses.
- Membandingkan distribusi panas pada blast furnace, ladle, hot-air stove, converter, rotary kiln, lining, atau area proses metalurgi yang terlihat kamera.
- Memeriksa pola thermal pada contact-network cable, traction motor, main transformer, braking-resistor cabinet, electronic-control cabinet, dan electrical equipment rail transit.
Data yang perlu dikonfirmasi sebelum menentukan konfigurasi
- 1
Pisahkan kebutuhan screening temperatur manusia dari equipment thermography. Target, threshold, measurement protocol, kompetensi operator, dan tindakan setelah alarm berbeda untuk kedua workflow.
- 2
Cocokkan jarak 3–15 m dengan ukuran target, field of view, posisi kamera, sudut pandang, kepadatan target, dan penghalang. Minta demo pada geometri yang mendekati lokasi aktual.
- 3
Pabrikan mencantumkan resolusi 100K piksel dan temperature error kurang dari 0,3 °C. Konfirmasi temperature range, kondisi uji akurasi, calibration atau verification method, reference target, serta interval pemeriksaan sebelum menetapkan acceptance criteria.
- 4
Response 0,001 detik mendukung multi-target detection, tetapi tidak dengan sendirinya menentukan measurement accuracy, tracking stability, kapasitas penyimpanan, atau kecepatan tindak lanjut operator.
- 5
AI compensation yang dicantumkan pabrikan berkaitan dengan face recognition dan automatic alarm. Jangan mengasumsikan fitur ini mengklasifikasikan penyebab thermal anomaly pada mesin atau instalasi listrik.
- 6
Untuk continuous unattended operation, konfirmasikan power supply, mounting, enclosure, konektivitas, storage, user access, alarm output, monitoring station, data retention, dan recovery setelah listrik atau jaringan terputus.
- 7
Untuk pemeriksaan aset, tetapkan emissivity, reflected temperature, target distance, focus, angle, background, ambient condition, operating load, reference area, dan verification step dalam procedure.
- 8
Cantumkan kebutuhan handheld, stand, atau vehicle mounting; jumlah target; lokasi; jam operasi; software dan export; training; calibration support; jumlah unit; serta jadwal dalam RFQ.
Spesifikasi utama
- Product type
- Thermographic camera untuk non-contact temperature detection dan thermal visualization
- Detection technology
- Far-infrared absorption
- Listed operating distance
- 3–15 m
- Infrared resolution
- 100K piksel
- Listed temperature error
- Kurang dari 0,3 °C; kondisi uji perlu dikonfirmasi pada penawaran
- Multi-target detection response
- 0,001 detik
- AI functions
- Face recognition compensation dan automatic alarm
- Temperature presentation
- Visualisasi temperatur sebagai thermal image dengan pengukuran pada beberapa titik di area tertentu
- Placement options
- Handheld, stand, atau vehicle mounting
- Operating mode
- Mendukung continuous unattended operation
Butuh bantuan?
Siapkan target, geometri, dan workflow verifikasi untuk RFQ
- Target manusia atau equipment, ukuran dan jumlah target, temperature range perkiraan, jarak 3–15 m, posisi kamera, field of view, sudut, penghalang, dan kondisi lingkungan
- Threshold, response yang dibutuhkan, measurement protocol, emissivity atau reference setup, calibration requirement, acceptance criteria, dan tindakan setelah alarm
- Kebutuhan handheld, stand atau vehicle mounting, continuous operation, power, konektivitas, storage, user access, alarm output, software, export, dan monitoring station
- Demo, training, calibration support, accessory, jumlah unit, lokasi pemasangan atau penggunaan, jadwal, dan format serah-terima data