ACS A1040 MIRA Classic Ultrasonic Concrete Tomograph
A1040 MIRA Classic memakai 48 dry-point contact transducer untuk pemeriksaan pulse-echo dari satu sisi, menampilkan A-scan dan B-scan, serta mengumpulkan data MAP untuk rekonstruksi volume di PC.
Temukan instrumen untuk memeriksa keseragaman beton, posisi tulangan, sisa ketebalan logam, coating, hardness, kondisi kayu, dan integritas tiang. Pilih metode serta probe sesuai objek, akses, dan hasil yang perlu dilaporkan.
18 dari 18 produk ditampilkan
A1040 MIRA Classic memakai 48 dry-point contact transducer untuk pemeriksaan pulse-echo dari satu sisi, menampilkan A-scan dan B-scan, serta mengumpulkan data MAP untuk rekonstruksi volume di PC.
Thickness gauge EMAT untuk pipa, pelat, komponen baja, dan lambung kapal: pulse magnetization menghilangkan permanent magnet pada transducer sehingga scanning dapat dilakukan tanpa liquid couplant.
Untuk pemeriksaan mutu relatif dan keseragaman beton dengan akses dua sisi: A1410 PULSAR mengukur waktu rambat serta velocity menggunakan array dry-point contact tanpa persiapan coupling gel.
Untuk assessment kayu struktural, log, tiang, dan pohon berdiri: Sylvatest 4 merekam rambatan ultrasonic melalui pasangan transducer wireless lalu mengolah hasil berdasarkan geometry, species, moisture, dan application setup di Sylvius.
Industrial videoscope untuk melihat bagian dalam pipa, mesin, dan ruang sempit: pilih diameter probe, panjang kabel, depth of field, serta tingkat proteksi berdasarkan jalur akses dan target inspeksi.
Thermographic camera untuk screening temperatur banyak target atau pemeriksaan pola panas aset: tentukan jarak, ukuran target, lingkungan, threshold, mounting, dan workflow verifikasi sebelum memilih konfigurasi.
Untuk screening respons rebound beton existing: C380 membantu membandingkan area secara cepat ketika kondisi permukaan, arah tumbukan, grid, standard, dan kebutuhan korelasi sudah ditetapkan.
Untuk pemeriksaan hardness portabel pada part kecil, tipis, atau kompleks: NOVOTEST Lab UCI Pro memakai metode UCI, pilihan beban HV1/HV5/HV10, serta pengaturan langsung di unit atau melalui aplikasi NOVOTEST Lab.
Untuk inspeksi continuity coating pada tank, pipeline, vessel, kapal, dan struktur logam: SPARK-1 menggabungkan output 0–40 kV, resolusi 0,1 kV, sound alarm, serta pilihan electrode sesuai geometri objek.
Untuk pemeriksaan hardness pada titik kecil atau bentuk yang sulit dijangkau: NOVOTEST T-U2 menggunakan metode UCI dengan pilihan probe eksternal agar beban pengukuran sesuai kondisi part dan prosedur kerja.
NOVOTEST T-UD3 memakai metode UCI untuk area kecil atau bergeometri kompleks dan metode Leeb untuk komponen masif, dengan probe yang dipilih menurut material, massa, serta kondisi permukaan.
Untuk inspeksi ketebalan coating pada substrate logam: NOVOTEST TP-2020 memakai probe yang dipilih menurut material dasar, jenis lapisan, dan rentang ukur—mulai 0–300 µm hingga 0–60 mm.
EMAT thickness gauge untuk spot measurement dan thickness profiling pada komponen logam: bekerja tanpa liquid couplant, mendukung permukaan berlapis, serta menyediakan pilihan probe dan mode analisis sesuai kondisi objek.
Digital rebound hammer untuk screening uniformity dan estimasi kuat tekan berbasis correlation: pilih energi Type N/L, standard, test region, verification anvil, dan reporting workflow sebelum pengadaan.
Profometer PM8000 memakai eddy-current untuk menemukan rebar, mengukur concrete cover, dan mengestimasi diameter; pilih Lite, PM8000, atau Pro dari mode scan serta output yang dibutuhkan.
Untuk pengujian UPV dan pemetaan keseragaman beton: Pundit 200 menggabungkan A-scan, Line Scan, Area Scan, data logging, correlation, serta pilihan transducer 24–500 kHz dalam satu touchscreen lapangan.
Untuk one-sided concrete imaging: Pundit PD8050 menampilkan real-time B-scan, 3D, C-scan, serta heatmap guna menelusuri backwall, ketebalan, rebar, void, delamination, dan honeycombing.
Satu wireless probe untuk dua workflow: bandingkan waveform Pile Integrity Test pada pondasi tiang atau lakukan Impact Echo spot/grid untuk ketebalan dan indikasi void maupun delamination.
Ubah filter untuk melihat pilihan NDT Instrument lain. Jika model yang dibutuhkan belum tercantum, kirim kebutuhan teknis Anda kepada tim kami.
Diskusikan kebutuhanPemilihan instrumen NDT dimulai dari hasil yang diperlukan: menemukan posisi tulangan sebelum pengeboran, memantau penipisan dinding pipa, memeriksa coating setelah aplikasi, atau menilai kontinuitas tiang. Tujuan tersebut menentukan metode, probe, pola pemeriksaan, dan data yang perlu direkam. Kondisi akses serta material kemudian menentukan apakah konfigurasi alat dapat digunakan pada objek Anda.
Rebound hammer membaca respons pantulan pada permukaan beton, sedangkan ultrasonic pulse velocity seperti Pundit 200 mengukur waktu rambat gelombang pada lintasan tertentu. Keduanya membantu membandingkan keseragaman respons antar-lokasi. Untuk estimasi kuat tekan, siapkan korelasi dengan hasil uji beton yang mewakili material aktual serta kondisi permukaannya.
Untuk posisi tulangan dan concrete cover, pertimbangkan cover meter seperti Profometer PM8000. Jarak antar-batang, jumlah lapisan, dan diameter tulangan memengaruhi pembacaan. Jika targetnya backwall, ketebalan elemen, atau indikasi internal dari satu permukaan, ultrasonic pulse echo seperti Pundit PD8050 lebih relevan. Tetapkan grid pemindaian dan referensi pulse velocity agar posisi serta kedalaman indikasi dapat ditinjau bersama drawing dan data pembanding.
Untuk pipa, tangki, atau pelat yang mengalami korosi, sampaikan ketebalan nominal dan perkiraan sisa dinding paling tipis. Tambahkan material, radius, kondisi permukaan, coating, serta temperatur saat pemeriksaan. Data ini menentukan probe dan rentang kerja yang diperlukan. EMAT seperti ACS A1270 mendukung pengukuran tanpa couplant cair; kemampuan melewati coating dan batas temperatur tetap mengikuti probe serta kondisi aplikasinya. Untuk pemantauan berkala, sepakati identitas titik dan grid agar hasil antar-periode dapat dibandingkan.
Coating thickness gauge TP-2020 digunakan untuk memeriksa ketebalan lapisan, dengan probe yang disesuaikan terhadap substrate ferrous atau non-ferrous dan rentang coating. Untuk mencari pinhole atau jalur tembus pada lapisan dielectric di atas logam, pertimbangkan holiday detector SPARK-1. Ketebalan dan jenis coating, standar pemeriksaan, akses grounding, serta bentuk objek menentukan test voltage dan electrode yang diperlukan.
UCI sesuai untuk area ukur kecil seperti weld dan komponen bergeometri kompleks, dengan beban probe serta preparasi permukaan yang tepat. Leeb lebih sesuai untuk komponen masif dengan dukungan yang memadai. Jika pekerjaan mencakup keduanya, NOVOTEST T-UD3 menyediakan pilihan probe UCI dan Leeb. Tetapkan material, skala hardness, ketebalan, massa, kondisi permukaan, dan reference block agar hasil dapat dibandingkan dengan persyaratan pekerjaan.
Sylvatest 4 membaca rambatan ultrasonic untuk membantu assessment kayu. Species, kadar air, arah serat, panjang lintasan, dan akses kedua ujung menentukan susunan pengukuran. Persiapkan juga izin membuat contact hole kecil untuk ujung transducer. Jika hasil yang dibutuhkan berupa mechanical grading atau parameter turunan, konfirmasikan dukungan species dan paket aplikasi Sylvius serta data pembanding yang diperlukan.
Low-strain Pile Integrity Test pada Pundit PI8000 membantu menilai kontinuitas tiang melalui respons pantulan. Kualitas pile head, panjang dan diameter, data tanah, serta catatan pelaksanaan diperlukan untuk meninjau waveform. Hasil PIT digunakan sebagai input evaluasi integritas; pembuktian kapasitas dukung memerlukan pengujian yang sesuai. PI8000 juga memiliki mode Impact Echo untuk elemen beton plate-like, dengan susunan pengujian dan interpretasi tersendiri.
Susun penawaran hingga tingkat probe, reference block, kabel, couplant atau consumable, battery, serta aksesori lapangan. Untuk alat berbasis aplikasi, pastikan tablet atau komputer, kompatibilitas, lisensi, dan format ekspor masuk dalam lingkup yang disepakati. Tentukan apakah laporan memerlukan angka per titik, raw waveform, peta hasil, foto, atau video. Bila kondisi objek sulit dipastikan dari spesifikasi, siapkan sampel atau area representatif untuk meninjau kesesuaian konfigurasi sebelum pengadaan.
Diskusikan kebutuhan Anda
Kirim foto atau drawing, material, dimensi, target pengujian, akses, dan standar yang digunakan. Tim Testindo dapat meninjau pilihan metode, probe, aksesori, serta kebutuhan software untuk menyusun penawaran sesuai pekerjaan Anda.