ACS A1410 PULSAR Couplant-Free Ultrasonic Pulse Velocity Tester
Untuk pemeriksaan mutu relatif dan keseragaman beton dengan akses dua sisi: A1410 PULSAR mengukur waktu rambat serta velocity menggunakan array dry-point contact tanpa persiapan coupling gel.
- Pengukuran ultrasonic pulse velocity pada kolom, dinding, elemen pracetak, dan struktur beton yang dapat diakses dari dua sisi.
- Pemetaan variasi velocity untuk membandingkan keseragaman, porositas relatif, fissuring, atau perubahan kondisi beton antar-area.
- Evaluasi kuat tekan berbasis korelasi velocity yang dikembangkan dari benda uji atau hasil pengujian pembanding pada material proyek.
UPV beton tanpa coupling gel untuk direct transmission
ACS A1410 PULSAR mengukur waktu rambat dan kecepatan gelombang longitudinal pada beton melalui direct transmission. Main unit dan receiver ditempatkan pada dua sisi elemen yang saling berhadapan. Dua array dry-point contact memakai tujuh ujung keramik tahan aus dan bekerja tanpa coupling gel, sehingga operator dapat berpindah antar-titik dengan persiapan permukaan yang lebih ringkas. Kontak fisik serta kestabilan posisi kedua array tetap perlu dijaga pada setiap lintasan.
Pastikan akses dua sisi sesuai dengan metode pengukuran
Direct transmission memberi lintasan gelombang yang jelas untuk membandingkan ultrasonic pulse velocity antar-area. Metode ini cocok untuk kolom, dinding, elemen pracetak, atau objek lain dengan akses transmitter dan receiver pada sisi berlawanan. Rentang base length 50–2.500 mm memungkinkan jarak transmitter–receiver disesuaikan dengan dimensi elemen.
Velocity dapat digunakan untuk menilai keseragaman relatif, mengidentifikasi area dengan respons berbeda, serta mendukung evaluasi porositas, fissuring, atau perubahan kondisi beton. Nilai velocity perlu dibaca bersama layout elemen, reinforcement, moisture, umur, mix design, dan kondisi permukaan agar perbandingan antar-titik tetap relevan.
Bangun korelasi kuat tekan dari material proyek
A1410 PULSAR dapat mendukung evaluasi kuat tekan melalui hubungan antara velocity dan sifat mekanis beton. Gunakan benda uji, core, atau hasil metode referensi untuk membangun kurva korelasi yang mewakili campuran, umur, dan kondisi beton aktual. Kurva tersebut digunakan untuk menghitung estimasi kuat tekan dari nilai velocity pada beton yang diperiksa.
Memori 50.000 hasil dengan pengelompokan data membantu memisahkan elemen, zona, atau tahapan pemeriksaan. Setelah pengukuran, data dapat dipindahkan ke PC melalui USB untuk membuat tabel, membandingkan nilai antar-titik, dan menyusun peta hasil pemeriksaan.
Siapkan RFQ dari lintasan dan output yang dibutuhkan
Informasikan jenis elemen, ketebalan lintasan, akses dua sisi, kondisi permukaan, jumlah titik, grid, standar, target evaluasi, serta format hasil. Paket mencakup unit elektronik, array M1001, kabel LEMO–LEMO 3 m, adapter dan kabel USB, test sample, hard case, warranty certificate, serta manual. Cantumkan daftar tersebut bersama kebutuhan training, data korelasi, dan jadwal penggunaan agar alat, aksesori, data pembanding, dan operator siap sebelum pengukuran pertama.
Kapan produk ini dipertimbangkan?
- Pengukuran ultrasonic pulse velocity pada kolom, dinding, elemen pracetak, dan struktur beton yang dapat diakses dari dua sisi.
- Pemetaan variasi velocity untuk membandingkan keseragaman, porositas relatif, fissuring, atau perubahan kondisi beton antar-area.
- Evaluasi kuat tekan berbasis korelasi velocity yang dikembangkan dari benda uji atau hasil pengujian pembanding pada material proyek.
- Pemeriksaan anisotropi material komposit melalui perbandingan waktu rambat dan velocity pada lintasan yang direncanakan.
Galeri A1410 PULSAR
Data yang menentukan kesiapan pengukuran A1410 PULSAR
- 1
Pastikan kedua sisi elemen dapat dijangkau dan titik transmitter–receiver dapat ditempatkan saling berhadapan untuk direct transmission.
- 2
Informasikan material, jenis elemen, ketebalan lintasan, kondisi permukaan, jumlah titik, grid pengukuran, dan velocity yang diperkirakan.
- 3
Untuk evaluasi kuat tekan, siapkan data pembanding dari benda uji, core, atau metode referensi agar kurva korelasi mewakili campuran dan kondisi beton proyek.
- 4
Tetapkan base length, set delay, penggunaan AGC, penamaan grup data, serta prosedur verifikasi dengan test sample sebelum pekerjaan dimulai.
- 5
Sertakan kebutuhan ekspor USB ke PC, format hasil, jumlah unit, training operator, lokasi penggunaan, dan target jadwal saat RFQ.
Spesifikasi utama
- Metode pengukuran
- Ultrasonic pulse velocity dengan direct through-transmission
- Sistem transducer
- Dua array dry-point contact; pola array 7 transducer DPC
- Coupling
- Kontak kering tanpa coupling gel
- Frekuensi operasi
- 50 kHz
- Rentang base length
- 50–2.500 mm
- Ketebalan maksimum objek
- 2,5 m
- Rentang velocity
- 1.000–15.000 m/s
- Rentang waktu rambat
- 0,1–10.000 µs
- Resolusi indikasi
- 0,1 µs untuk waktu rambat; 10 m/s untuk velocity
- Set delay
- 0–20 µs
- Automatic Gain Control
- Dapat diaktifkan atau dinonaktifkan
- Penyimpanan
- 50.000 hasil dan pengelompokan data
- Transfer data
- USB ke PC
- Catu daya
- Tegangan nominal 3,3 V; waktu operasi minimum 16 jam
- Display
- 2,8 inci; 320 × 240 piksel
- Dimensi unit elektronik
- Maksimum 230 × 125 × 65 mm
- Berat unit elektronik
- Maksimum 420 g
- Keandalan rancangan
- Mean time between failures 18.000 jam; regular service life 5 tahun
- Isi paket
- Unit elektronik, array M1001 0.05A0D25PL, kabel LEMO–LEMO 3 m, adapter 220 V–USB, kabel USB A–Micro B, test sample, hard case, warranty certificate, dan operation manual
- Standar pengujian
- ASTM C597-16; DIN EN 12504-4; BS 1881 Part 203:1986; IS 516 Part 5/Sec 1:2018
Butuh bantuan?
Siapkan scope pemeriksaan ultrasonic pulse velocity
- Jenis elemen, material, ketebalan lintasan, akses dua sisi, kondisi permukaan, dan foto lokasi
- Tujuan pengukuran, grid dan jumlah titik, expected velocity, standar, serta acceptance criteria
- Data pembanding untuk korelasi kuat tekan, test sample, prosedur verifikasi, dan kompetensi operator
- Kebutuhan penyimpanan, ekspor USB, format hasil, training, jumlah unit, dan target jadwal