NDT Instrument

NOVOTEST UT-3M-EMA EMAT Thickness Gauge

EMAT thickness gauge untuk spot measurement dan thickness profiling pada komponen logam: bekerja tanpa liquid couplant, mendukung permukaan berlapis, serta menyediakan pilihan probe dan mode analisis sesuai kondisi objek.

  • Spot measurement remaining thickness pada pipa, tank, plate, dan komponen logam dengan akses dari satu sisi tanpa liquid couplant.
  • Pengukuran base metal melalui paint, oxidation layer, permukaan berminyak, atau air gap hingga 6 mm sesuai probe dan karakteristik objek.
  • Thickness measurement pada permukaan panas menggunakan probe EMAT-HT20 dengan temperature range dan cooling cycle yang ditetapkan dalam procedure.

Remaining thickness tanpa liquid couplant pada komponen logam

Korosi, coating, oxidation layer, dan temperature tinggi dapat memperlambat pengukuran thickness ketika setiap titik membutuhkan liquid couplant atau preparasi permukaan intensif. NOVOTEST UT-3M-EMA membangkitkan transverse ultrasonic wave langsung di material melalui electromagnetic-acoustic probe, kemudian menghitung thickness dari waktu tempuh signal. Pengukuran dilakukan dari satu sisi tanpa mengoleskan couplant pada setiap titik.

Kemampuan tersebut ditujukan untuk thickness measurement dan profiling pada pipa, tank, plate, serta komponen logam. Material, geometri, kondisi permukaan, coating, air gap, temperature, dan target thickness tetap menentukan probe serta procedure yang sesuai.

Ukur melalui coating atau air gap dengan persiapan lebih ringkas

UT-3M-EMA dapat membaca base metal melalui paint, oxidation layer, permukaan berminyak, atau air gap hingga 6 mm. Angka 6 mm merupakan batas yang bergantung pada karakteristik objek; material, ketebalan lapisan, kekasaran, curvature, dan kestabilan posisi probe perlu diperiksa menggunakan reference sample yang mewakili kondisi pekerjaan.

Workflow tanpa liquid couplant mengurangi pekerjaan aplikasi dan pembersihan gel pada spot measurement atau lintasan panjang. Akses satu sisi juga membantu pemeriksaan wall thickness ketika sisi belakang pipa, tank, atau plate tidak tersedia. Tetapkan grid, scan interval, dan minimum expected thickness sebelum inspeksi agar data antartitik dapat dibandingkan secara konsisten.

Cocokkan probe dengan material dan rentang thickness

Rentang 0,6–300,0 mm pada steel bergantung pada tipe probe dan karakteristik objek. Unit menyediakan resolusi 0,01 mm, sound velocity 1.000–9.999 m/s, manual gain 30–100 dB, serta signal averaging 1–128. Rentang luas tersebut perlu diterjemahkan menjadi konfigurasi spesifik: material dan grade, nominal thickness, minimum expected thickness, radius, coating, dan access condition harus dicantumkan dalam RFQ.

Probe EMAT-ST20 berukuran diameter 27 mm dengan tinggi 45 mm. Scanning trolley UCK-1 dapat ditambahkan untuk menjaga pergerakan probe pada lintasan, sedangkan crawler V8-DM tersedia untuk pemeriksaan area yang memerlukan platform bergerak. Kecocokan trolley atau crawler ditentukan dari orientation permukaan, panjang lintasan, ruang akses, kabel, serta kebutuhan pemetaan corrosion.

Pisahkan temperature kerja probe standard dan EMAT-HT20

Probe standard mempunyai temperature range −20 hingga +50 °C. EMAT-HT20 ditujukan untuk permukaan lebih panas dengan range −20 hingga +250 °C. Pengukuran pada 500–600 °C bergantung pada kondisi pengukuran dan cooling cycle, sehingga angka tersebut perlu dituangkan sebagai procedure kerja, bukan sebagai paparan kontinu probe.

RFQ untuk high-temperature inspection perlu menyebut temperature aktual dan puncak, durasi kontak atau interval pembacaan, jumlah titik, jeda pendinginan, jarak operator, serta panjang kabel. Handle 300, 450, atau 600 mm dan heat-resistant cable 1,8 m dapat dipilih untuk menyesuaikan jarak kerja serta penataan kabel.

Periksa signal dengan A-scan dan profilkan lintasan melalui B-scan

Automatic mode menganalisis signal, memilih metode pengukuran, menyesuaikan receiving path, dan menampilkan nilai thickness. A-scan memberi akses ke waveform untuk memeriksa echo, sedangkan B-scan menyajikan perubahan thickness sebagai profil sepanjang lintasan. Control mode membandingkan hasil dengan batas minimum dan maksimum, menampilkan status secara grafis, serta memberi alarm ketika nilai berada di luar rentang yang ditetapkan.

Operator juga dapat memakai ACF, Echo, Echo-Echo, Peak-Peak, atau Front sesuai karakter signal dan procedure. Software pendamping menangani archive unit dan transfer data untuk pengolahan berikutnya. Tentukan sejak RFQ apakah hasil hanya berupa nilai spot, B-scan profile, structured A-scan, real-time streaming, atau transmisi ke sistem lain. Pemeriksaan discontinuity dan sizing flaw pada weld memerlukan flaw detector, probe, reference block, serta procedure inspeksi yang sesuai.

Tetapkan varian unit dan isi paket dalam RFQ

Unit standard menggunakan built-in Li-ion battery dengan waktu operasi minimum delapan jam. Kapasitas khusus hingga 30 jam tersedia berdasarkan pesanan. UT-3M-EMA-IP menambahkan enclosure IP65, UT-3M-EMA-DS menyediakan real-time data streaming, UT-3M-EMA-UT mengirim nilai thickness melalui UART, dan UT-3M-EMA-AS mengirim structured A-scan data. Nama varian perlu dicantumkan agar interface dan enclosure pada penawaran sesuai workflow.

Standard package mencakup electronic unit, satu probe, reference sample, kabel 2Lemo-2Lemo, kabel USB, charger, operating manual, dan case. Tambahkan pilihan probe, heat-resistant cable, handle, trolley atau crawler, step wedge atau reference thickness block, serta kebutuhan sertifikat sesuai procedure. Untuk membandingkan workflow dengan pulse-magnetized EMAT dan standard transducer S3950 pada rentang 1–50 mm, lihat ACS A1270 EMAT.

Kapan produk ini dipertimbangkan?

  • Spot measurement remaining thickness pada pipa, tank, plate, dan komponen logam dengan akses dari satu sisi tanpa liquid couplant.
  • Pengukuran base metal melalui paint, oxidation layer, permukaan berminyak, atau air gap hingga 6 mm sesuai probe dan karakteristik objek.
  • Thickness measurement pada permukaan panas menggunakan probe EMAT-HT20 dengan temperature range dan cooling cycle yang ditetapkan dalam procedure.
  • Thickness profiling pada lintasan panjang menggunakan B-scan dan scanning trolley atau crawler yang sesuai.

Butuh bantuan?

Siapkan kondisi objek dan target pengukuran

  • Material, grade, nominal dan minimum expected thickness, diameter atau radius, serta sound velocity
  • Jenis dan thickness coating, oxidation atau corrosion layer, kondisi permukaan, air gap, dan temperature
  • Jumlah titik, grid, scan interval, panjang lintasan, mode tampilan, alarm, serta format data
  • Varian unit, probe, kabel, reference block, trolley atau crawler, sertifikat, jumlah unit, dan jadwal penggunaan

Diskusikan kebutuhan Anda

Perlu mencocokkan probe UT-3M-EMA dengan objek inspeksi?

Kirim material, nominal dan minimum expected thickness, diameter atau radius, coating, kondisi permukaan, temperature, jumlah titik, panjang lintasan, serta output data agar probe, varian unit, dan aksesori dapat ditinjau sebelum pengadaan.